Pedagang Sunday Market, Keluhkan Kejelasan Tempat Mereka Berdagang

KORANJURI.COM – Menyikapi  larangan para pedagang Sunday market berjualan pada hari Minggu (17/7)  oleh aparat gabungan Satpol PP, TNI dan Polri di kasawan  stadion Manahan Solo, para pedagang yang tergabung dalam  paguyuban pedagang Sunday Market mengeluhkan kejelasan  nasib mereka ke depan.

Keluhan ini di sampaikan oleh  40 orang wakil para pedagang  dari beberapa kelompok pedagang, pada saat mereka menggelar acara saresehan di gedung kesenian Solo ( bekas gedung bioskop Solo Theatre ) menyikapi nasib tempat mereka berdagang.

Dalam  saresehan  di sepakati ,  Minggu pekan ini para pedagang akan menyampaikan surat permohonan  audiens dengan Walikota Solo, guna mempertanyakan kejelasan tempat mereka berdagang.

‘ Selain Walikota, paguyuban Sunday Market juga akan berkeluh kesah dengan para wakil rakyat,’ Kata Yuli, salah satu pengurus paguyuban Sunday Market di dalam forum saresehan menyampaikan.

Saresehan yang di gelar Senin sore (18/7) dihadiri juga oleh pembina Foksri, Kusuma Putra. Pada saat di mintai arahanya oleh para pedagang perihal persoalan Sunday Market, ia sepakat dengan  para pedagang yang ingin menanyakan kejelasan nasib mereka kepada Walikota Solo dan para anggota dewan.

Dengan mengetahui kejelasan nasib mereka, paling tidak sudah tidak ada lagi keresahan dan kekhawatiran di hati para pedagang. Di akui oleh Kusuma, 2500 pedagang Sunday Market bagi Kusuma tidaklah sedikit. Roda ekonomi UMKM yang di putar setiap hari Minggu paling tidak mampu menghidupi ribuan orang  yang menggantungkan hasil dari  berjualan di Sunday Market.

Jika di kelola dengan baik, Sunday Market mampu menjadi destinasi wisata, sekaligus ekonomi kreatif kerakyatan. Sunday Market juga bisa menyumbang pendapatan asli daerah dari sektor retribusi  dan pariwisata.

‘ Jika mereka dilarang berjualan di dalam area Stadion Manahan, paling tidak ada ruang lain di sekitar stadion yang bisa dijadikan sebagai tempat untuk berjualan.’ Kata Kusuma dalam saresehan sore itu.

Keresahan para pedagang Sunday Market memang bukan tanpa alasan, pasalnya  berhembus kabar, jika para pedagang Sunday Market sudah tidak boleh lagi berjualan di Manahan.

Dari pengakuan para pedagang pada saat saresehan, pihaknya tidak menolak  jika nantinya mereka akan di tertibkan. Para pedagang sangat mendukung  pembenahan dan penertiban, jika semua di peruntukan bagi kenyamanan, keindahan dan keserasian, asalkan mereka  di beri ruang untuk tetap  berjualan di sekitar Stadion Manahan, sebagai Sunday Market. / Jk  

 

 

 

Please follow and like us:
1
Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

soloraya koranjuri

FREE
VIEW