Tradisi Padusan Jelang Puasa, Jamasan Mas Dan Mbak Sebagai Simbol Sesuci Diri

KORANJURI.COM – Menyambut bulan suci ramadhan tahun 2016, warga desa Pengging Kecamatan Banyudono Boyolali , menggelar tradisi Padusan di Umbul Ngabeyan Pengging ( 4/6/2016).

‘ Tradisi yang di gelar setiap tahun dalam rangka menyambut datangnya bulan puasa ini sebagai salah satu cara ritual bersih diri’ Terang Mulyono Sentosa.

Selaku petinggi di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Pemkab Boyolali Mulyono mengungkapkan, tiga tempat telah di siapkan oleh Pemkab Boyolali dalam menyambut Tradisi Padusan, Sabtu dan Minggu ( 4/5).  Ketiga tempat tersebut diantaranya komplek pemandian Umbul Tirtomulyo Sawit, Umbul Tlatar dan UmbulTirtomarto Pengging.

Mengawali tradisi Padusan, secara simbolik di lakukan oleh  Mas dan Mbak Boyolali sebagai peraga sesuci bersih diri dalam acara tradisi Padusan yang di gelar di Umbul Ngabeyan Pengging.

‘’Selain menghadirkan mas dan mbak Boyolali, di gelar juga pentas kesenian tari dan upacara ritual padusan’ Tambah keteranganya.

Sudah menjadi adat tradisi masyarakat Jawa, setiap kali akan memasuki bulan ramadhan, warga menggelar tradisi padusan yang di lakukan di berbagai tempat seperti umbul mata air, kolam renang, telaga, sungai dan laut.

Tradisi ini memliki makna dan simbol sebagai wujud pembersihan diri, sesuci dalam rangka menghilangkan segala kotoran yang ada dii dalam tubuh, agar pada saat menunaikan ibadah puasa selama sebulan penuh kita dijauhkan dari segala  hawa nafsu yang menggoda.

Membersihkan kotoran tidak hanya yang kelihatan, namun yang lebih penting adalah kotoran yang tidak kelihatan yang menempel di dalam bathin. Sesuci dalam tradisi Padusan adalah berupaya bersih secara lahir dan bathin, oleh karena itu usai melaksanakan Padusan di harapkan kita mampu menjaga kesucian tersebut selama senulan penuh dalam rangka melakukan ibadah puasa./jk

.

Please follow and like us:
1
Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

soloraya koranjuri

FREE
VIEW