Kehebohan Babi Ngepet Jangan Sampai Mengganggu Lingkungan

KORANJURI.COM- Suliyo, Ketua RT 03/XIX Kalurahan Mojosongo Solo mangakui, pada Minggu pagi  sekitar pukul 03.00WIB warganya yang bernama Heri menangkap hewan babi di salah satu rumah milik warga di daerah Sibela Perumahan Mojosongo Solo.

Menilik dari beberapa keanehan pada saat babi tersebut di tangkap, seperti suara erangan yang menyerupai suara manusia, serta keberadaan hewan ini berada di dalam rumah milik warga tanpa di ketahui pemiliknya kapan masuknya, membuat warga masyarakat sekitar ada yang mempercayai jika binatang ini adalah babi ngepet.

Namun tidak demikian dengan Suliyo, tokoh masyarakat ini mengaku tidak segampang itu orang bisa melihat dan menangkap babi jelmaan.

‘Butuh ilmu khusus untuk bisa melihat apalagi menangkapnya ‘ Tegasnya.

Pasca di tangkapnya babi tersebut, Suliyo telah berkoordinasi dengan pihak kepala Kalurahan, Polsek setempat dan Heri Suling selaku orang yang menangkap hewan tersebut, agar jangan sampai kehebohan ini terus berlarut larut.

Ketua RT  faham betul ,dengan banyaknya warga yang berduyun duyun ke daerahnya secara otomatis akan menggangu lingkungan.

Belum lagi apabila malam hari, banyak anak anak  tidak bisa belajar lantaran lalu lalang kendaraan di lingkunganya.

Untuk itu dalam musyawarah telah di sepakati, pemberian jeda waktu dua hingga tiga hari ke depan akan di pertontonkan untuk umum, jika sudah tidak lagi, hewan tersebut bisa di serahkan ke kebun binatang atau bagaimana baiknya.

‘Jika di serahkan ke kebun binatang, warga yang ingin menonton mereka bisa menonton di kebun binatang ‘ Pungkasnya/ Jk

Please follow and like us:
1
Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

soloraya koranjuri

FREE
VIEW