PEPADI – DISBUDPAR Kota Solo Gelar Pementasan Ringgit Dengan Lakon ‘ Sastrajendra Hayuningrat’

KORANJURI.COM – Salah satu cara untuk melestarikan seni wayang kulit di Kota Solo, Pemerintah Kota Solo dalam hal ini Disbudpar Kota Solo bekerjasama dengan PEPADI ( Persatuan Pedalangan Indonesia ) menggelar seni pertunjukan wayang kulit yang rutin di gelar setahun tiga kali pementasan.

‘ Di harapkan dengan adannya pementasan rutin, para generasi muda bisa lebih mengenal budaya bangsa Indonesia, khususnya wayang kulit yang ada di Kota Solo’ Kata Eni, Kadisbudpar Kota Solo pada saat membuka pementasan wayang kulit di Joglo Sriwedari (19/3) dengan lakon ‘Sastrajendra Hayuningrat’ , oleh dalang Ki Tomo Pandoyo dan Ki Warsito Jati.

Eni  berharap, pementasan wayang kulit tersebut bisa di gelar di kalurahan kalurahan yang ada kota Solo.

Karena menurut Eni, sangat di sayangkan jika tempat pementasan wayang kulit jaraknya berdekatan dengan Tempat Hiburan Rakyat,  yang saat itu tengah menggelar acara show musik dangdut rutin setiap malam minggu.

Untuk itu menurut Eni, roadshow di kalurahan kalurahan oleh PEPADI bisa menjadi solusi ke depan, karena pementasan wayang kulit sudah menjadi agenda rutin milik Disbudpar dan PEPADI setiap tahun.

Mengawali pementasan wayang kulit dengan lakon ‘ Sastrajendra Hayuningrat’, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Solo menyerahkan secara simbolis kayon gunungan dan wayang kulit Begawan Wisrawa kepada Ki Tomo Pandoyo dan Ki Tomo Jati, sebagai simbol dimulainya pegelaran ringgit. / Jud

Please follow and like us:
1
Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

soloraya koranjuri

FREE
VIEW