Gabungan Ormas Islam Surakarta Tuntut Pembubaran Densus 88

KORANJURI.COM- Puluhan ormas Islam di Surakarta yang tergabung dalam komunitas Nahimungkar Surakarta. Pada hari Selasa siang (14/3) pukul 14.00WIB menggelar demo di bundaran Gladag, menyerukan tuntutan kepada Kapolri  untuk menghukum aparat Densus 88 yang sudah melakukan tindakan penganiayan terhadap Siyono,  terduga teroris yang meninggal usai di tangkap oleh aparat Densus 88 di Desa Brengkongan, Cawas Klaten.

Melalui juru bicaranya, Ustad Hendro, selaku humas komunitas Nahimungkar Surakarta di peroleh keterangan dua hal yang di serukan oleh komunitas Nahimungkar Surakarta. Dua hal tersebut yakni  menghukum aparat yang melakukan penganiayaan, serta menyerukan kepada Pressiden Jokowi agar membubarkan Densus 88.

Karena bagi juru bicara Komunitas Nahimungkar Surakarta, Ustad Hendro sangat menyayangkan sikap Densus 88 yang menyidik dan menyidangkan para terduga teroris selalu di awali dengan tindakan penyiksaan.

‘ Seharusnya aparat densus 88 profesional, lebih santun dan sopan. Oleh karena itu, penyuaraan ini bukanlah hal yang pertama di Surakarta” Tegas Humas Komunitas Nahimungkar Surakarta.

Di katakan, aksi demo gabungan ormas Islam Surakarta dilakukan karena  adanya dugaan tindak  kekerasaan terhadap Siyono, terduga teroris yang di tangkap pada hari Selasa (8/3) di daerah Klaten, usai di gelandang oleh pihak aparat densus 88.

Sebelumya di berbagai media massa juga di beritakan, pada saat di gelandang oleh aparat densus 88, Siyono  terduga teroris tersebut di kabarkan melakukan  perlawanan terhadap pihak aparat hingga terjadi perkelahian, sampai akhirnya Siyono meninggal dunia akibat kelelahan./ jd

 

Please follow and like us:
1
Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

soloraya koranjuri

FREE
VIEW