Operasi Narkoba Di Rutan Solo, 132 Napi Dinyatakan Nihil Dari Penggunaan Narkoba

KORANJURI.COM- Untuk mencegah dan menangkal peredaran narkoba di dalam lapas dan rutan di wilayah Jawa Tengah, Kanwil Kemenkumham Jawa Tengah di bantu oleh pihak aparat gabungan, menggelar razia narkoba ( 7/3/2016) kepada para napi di dalam rutan dan lembaga pemasyarakatan di seluruh Jawa Tengah, tidak terkecuali di rutan klas I Surakarta.

Operasi  pemberantasan narkoba di dalam Rutan Solo di lakukan oleh 103 personil aparat gabungan yang terdiri dari 20 personil dari BNN, 50 personil dari Satnarkoba, sisanya dari Satgas Lapas yang di bantu oleh aparat dari TNI.

‘ Dari 132 orang napi yang ada di rutan narkoba, secara keseluruhan mereka semua dinyatakan nihil tidak terindikasi memakai narkoba. Selain itu, pihak aparat gabungan juga tidak menemukan adanya penggunaan telepon seluler  oleh napi di dalam rutan’ Terang Kompol Yuli, Kepala operasi dari BNN Jawa tengah.

Mulyanto. Kakanwil Jawa Tengah di dampingi BNN, Satreskrim, Satnarkoba Polres Surakarta. Foto: Koranjuri.com
Mulyanto, Kakanwil Jawa Tengah di dampingi BNN, Satreskrim dan Satnarkoba Polres Surakarta. Foto: Koranjuri.com

Sementara itu Kakanwil Pengendalian Pemasyarakatan  Jawa Tengah  pada saat menyampaikan keteranganya menegaskan,  Operasi ini untuk menekan dan menangkal peredaran narkoba sampai seminimal mungkin, bahkan sampai zero. Selain itu, operasi gabungan  juga untuk menekan pungli dan  pemakai narkoba di dalam lapas. Terang Mulyanto, Kepala Pengendalian Pemasyarakatan Wilayah Jawa Tengah

Di tambahkan oleh Mulyanto, operasi gabungan akan terus dilanjutkan hingga tiga bulan ke depan, bahkan jika perlu akan rutin dilakukan. Mengingat masih tingginya angka peredaran narkoba yang di duga di kendalikan dari dalam lapas.

‘Selain narkoba, penggunaan hp juga menjadi sasaran operasi gabungan ‘ Terang Mulyanto mengungkapkan

Menyikapi dengan tingginya angka penghuni lapas atau over capacity, Mulyanto menjelaskan, sebanyak 170ribu orang saat ini menjadi narapidana yang terbagi  di seluruh lapas di tanah air.

Khusus untuk penanganan over capacity  di jawa Tengah, Mulyanto mengungkapkan, jika ada salah satu lapas yang over capacity, maka kelebihan tersebut akan di pindahkan ke lapas lain yang lebih longgar. Dengan cara pemerataan napi, di harapkan tidak ada lagi over capacity di Lembaga Pemasyarakatan di wilayah Jawa Tengah. Pungkasnya/ jd

 

Please follow and like us:
1
Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

soloraya koranjuri

FREE
VIEW