Walikota Solo Potong Tumpeng Sambut Datangnya Gerhana Matahari

KORANJURI.COM – Songsong suka cita fenomena alam gerhana matahari  yang terjadi setiap 375 tahun sekali,  pemerintah Kota Solo bersama dengan segenap elemen masyarakat menggelar upacara perayaan prosesi sesaji   budaya  gerhana matahari,  yang di maknai  sebagai sebuah  perkawinan alam raya ‘Kalahayu.

Upacara perayaan sukacita tersebut di lakukan dengan berbagai macam rangkaian upacara, seperti kirab gunungan dari rumah dinas Walikota Solo ke balai Sujadmoko yang diikuti oleh para budayawan , tokoh masyarakat dan Walikota Solo FX,Hadi Rudyatmo pada hari minggu ( 6/3) di CFD

Pada prosesi upacara perkawinan alam raya Kalahayu , di satukan akulturasi budaya Jawa, Hindu dan Islam yang sangat harmonis dalam membangun kebersamaan dan  menjaga kelestarian alam semesta.

‘ Kala Hayu perkawinan alam raya sebagai sebuah ungkapan wujud rasa syukur masyarakat Solo, kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena dengan kekuasaanNya  fenomena alam gerhana matahari bisa terjadi di jagad raya ini.’  Kata Walikota Solo dalam sambutanya.

Di tambahkan oleh FX.hadi Rudyatmo,  perayaan ini sekaligus menjadi harapan bagi warga masyarakat Solo,  agar kota Solo senantiasa di beri berkah kemurahan dan rahmat dari Tuhan Yang Maha Esa. Dijauhkan dari segala persoalan , serta di limpahkan segala kemurahanNya.

Iring iringan kirab dari rumah dinas walikota di ikuti oleh  kelompok lesung Bonoroto dari Gondangreja , Plesungan. Paguyuban Lesung Srimulih Sulur rejo plesungan. Paguyuban lesung Sri Sadono Tawangsari Mojosongo dan Paguyuban Lesung Loro Blonyo Srikaton muda  Plesungan.

Selain komunitas lesung, kelompok topeng ireng dari paguyuban krido muda lereng gunung merbabu, komunitas anak bawang, komunitas papatsuta yang terdiri dari para pedagang pasar

tradisional yang ada di kota Solo, berikut sejumlah keris dan pusaka dari padepokan keris Brajabuwana Karanganyar Solo jga turut meriahkan kirab kalahayu.

Tidak ketinggalan di gelar juga workshop pembuatan keris singkir plastik dapur jangkung dari padepokan keris meteor putih milik Mpu Daliman.

Puncak prosesi upacara menyambut gerhana matahari, di tandai dengan acara pemotongan tumpeng oleh walikota Solo FX.Hadi Rudyatmo, yang di serahkan kepada salah satu anak dari komunitas anak bawang. Penyerahan tumpeng sebagai simbol  harapan kepada para generasi muda, agar kelak mereka mampu berperan dalam membangun dan melestarikan budaya  demi kemajuan bangsa dan negara Indonesia./jk

 

Please follow and like us:
1
Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

soloraya koranjuri

FREE
VIEW