Bocah Yang Terseret Arus Kali Anyar, Di Temukan Sudah Tidak Bernyawa

KORANJURI.COM – Danang, bocah tujuh tahun yang hanyut terbawa arus Kali Anyar pada  22Februari 2016, di kabarkan telah diketemukan pada hari Jumat di alur sungai Bengawan Solo di daerah Bojonegara – Tuban . Dari data informasi yang masuk ke Bakorlak Emergency Kota Solo ( 26/2) dilaporkan,

‘ Saat di temukan kondisi korban sudah tidak bernyawa lagi’ Kata Mas Gun, tim Bakorlak Emergency SAR UNS yang terus memantau proses pencarian sejak dari awal kejadian.

Ciri ciri korban pada saat ditemukan mengenakan kaos loreng merah dan celana coklat, persis dengan ciri ciri  korban laka air di Kali Anyar Mojosongo Solo. Saat dikonfirmasi oleh tim dari Bakorlak kepada keluarga, ciri ciri tersebut di benarkan oleh keluarga korban, sama dengan pakaian yang di kenakan salah satu anggota keluarga mereka yang hilang terseret arus Kali Anyar.

Di beritakan, peristiwa laka air di Kali Anyar Mojosongo Solo terjadi sekitar pukul 15.00WIB( 22/2). Saat itu korban tengah asyik bermain dengan Tinus, salah seorang temannya. Pada saat keduanya asyik bermain, tanpa disadari arus Kali Anyar turun dari atas sangat deras sekali. Danang yang tidak sempat menepi akhirnya terseret derasnya arus sungai. Meski saat itu Tinus sempat berusaha menolongnya, tetapi korban tidak bisa di selamatkan.

Tim SAR gabungan dari SAR UNS, BPBD dan relawan yang  berusaha mencari korban, kesulitan dengan kondisi arus sungai yang kuat.  Meski di pertigaan sungai sudah dipasang jaring, tetapi korban tetap belum bisa di ketemukan saat itu. / ( source: Bakorlak Emergency )

 

Please follow and like us:
1
Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

soloraya koranjuri

FREE
VIEW