Bela Wong Cilik Gugat Koperasi 1T, ‘ Sampai Langit Runtuh Tetap Akan Di kejar ’

KORANJURI.COM-Berikan wujud nyata bukan hanya janji kampanye, caleg Partai Perindo Henry Indraguna bela warga Klaten melakukan gugatan di Pengadilan Negeri Klaten, Senin ( 21/1/19 ) terhadap koperasi simpan pinjam yang di duga merugikan Sri Handayani.

Pasalnya kata Henry, koperasi tersebut bubar tanpa memberi keterangan kepada para nasabah terkait dana simpanan yang masih ngendon di koperasi.

‘ Dari sekian banyak nasabah koperasi, salah satunya ibu Sri Handayani warga Desa Gemblean, Kali Kotes’ Kata Henry saat mendaftarkan gugatan di PN Klaten.

Dengan di daftarkanya gugatan ke PN Klaten, Henry berharap pengadilan bisa segera mempersiapkan sidang untuk mencari keadilan dan kebenaran.

Di tambahkan Henry, dana simpanan yang ada di dalam saldo milik Sri Handayani memang tidak begitu besar, hanya enam setengah juta rupiah, akan tetapi nilai tersebut sangat berarti bagi Handayani dan keluarganya  yang mengais rejeki dari hasil bercocok tanam.

Keterangan foto: Henry Indraguna, saat mendartarkan gugatan bersama korban koperasi simpan pinjam Sri Handayani di PN Klaten.

‘ Apalagi bubarnya koperasi simpan pinjam  tahun lalu bertepatan menjelang perayaan lebaran, sehingga Handayani dan keluarganya  terpaksa harus berlebaran apa adanya.’ Imbuhnya

Di tambahkan Henry, gugatan yang di layangkan kepada koperasi untuk kerugian imateril sebesar 1 trilliun rupiah.

Jika nanti gugatan tersebut di kabulkan dan di dapatkan  uang sebesar 1 trilliun rupiah, uang itu akan di sumbangkan kepada seluruh warga Klaten untuk kesejahteraan hidup.

Sedangkan Sri Handayani hanya meminta yang menjadi haknya sebesar 6.5 Jt.

Henry memperkirakan, proses peradilan akan memakan waktu kurang lebih tujuh bulan. Selama itu pula dia  akan terus mengawal kasusnya, sebagai peringatan kepada yang lain untuk tidak mempermainkan wong cilik.

‘ Sampai langit runtuh tetap akan di kejar’, ujarnya menegaskan

Karena menurut Henry Indraguna, kebenaran bukan milik orang berduit yang mampu mempermainkan hukum.  tetapi kebenaran adalah milik wong cilik yang hidup bersahaja.

Yang sama kepada awak media,  Sri Handayani sangat berterima kasih kepada Henry dan Partai Perindo yang telah sudi membelanya.

Baginya nilai uang 6.5jt sangat besar untuk keluarganya, apalagi duit tersebut di tabung sedikit demi sedikit untuk keperluan merayakan lebaran.

Oleh karena itu dengan adanya bantuan dari Henry, dia berharap apa yang menjadi haknya bisa segera di kembalikan untuk menghidupi keluarganya, tutupnya. / Jk

 

Please follow and like us:
1
Spread the love
  • 94
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
soloraya koranjuri

FREE
VIEW