Danar Calurdes Pokak, Sendang Potensi Wisata Yang Di tinggalkan

KORANJURI.COM- Sri Danarta, calon lurah Desa Pokak, minggu pagi (20/1/19) menggelar kegiatan sepeda sehat bersama warga desa.

Selain sepeda sehat, Danar juga menggelar bhakti sosial pengobatan gratis.

Di dampingi istri tercintanya, pria kelahiran Agustus 1973 ini mengungkapkan alasanya dia maju sebagai calurdes Desa Pokak, Ceper, Klaten karena panggilan hati nurani.

Ibarat burung, setinggi tingginya terbang pada akhirnya ia akan kembali pulang ke saranganya.

Begitupun Danar, setelah lebih dari dua puluh tahun merantau ke Jakarta mengabdi menjadi pelayan masyarakat, kini hidupnya akan dia abdikan untuk masyarakat di desanya.

‘Saat ini desa pokak membutuhkan seorang kepala desa yang mampu mensejahterakan masyarakat, melalui berbagai potensi sumber daya alam yang dimilikinya ‘ Kata Danar dalam keteranganya.

Dikatakan Danar, sepuluh program pembangunan masyarakat desa yang di usung dalam Dasacita baginya, akan mensejahterakan warga Desa Pokak jika dia terpilih menjadi lurah Desa Pokak.

Kesepuluh program tersebut diantaranya mengimplementasikan dilapangan program sertifikasi tanah bagi warga desa yang membutuhkanya.

Program tersebut di rasa Danar sangat penting harus di laksanakan dengan baik, karena menjadi salah satu program reformasi agraria nawacita Presiden Joko Widodo.

Dirinya siap menjalin kontrak politik di atas materai dengan warga, untuk mewujudkan dasacita demi kesejahteraan masyarakat Desa Pokak.

” Sehingga masyarakat yang belum memiliki sertifikat akan memperoleh kepastian hukum, hak atas tanah yang dia tempati ‘ Ujarnya menandaskan

Dari sisi pengelolaan sumber daya alam Danar mengungkapkan, jika warga menghendaki kepemimpinanya, sendang yang menjadi ikon desa Pokak akan dia bangun menjadi destinasi wisata BUMD Desa Pokak.

Keterangan foto: sendang pokak yang tidak terawat kondisinya

” Pengeloaanya di kelola secara swa mandiri, sehingga masyarakat mendapatkan nilai ekonomis ‘ Jelasnya.

Di akui oleh Danar,. lebih dari sepuluh tahun kondisi sendang pokak tidak di sentuh oleh pemerintah desa. Terbukti tidak ada nilai yang di hasilkan dari keberadaan sendang yang menjadi sumber daya alam unggulan.

Padahal potensi sendang pokak tidak hanya destinasi pariwisata, tetapi juga budaya.

Bagi Danar sungguh ironis sekali pengelolaan potensi unggulan yang ada Desa Pokak.

Di tengah ramainya daerah dearah mengembangkan sektor pariwisata melalui potensi sumber daya alamnya, di Desa Pokak justru sebaliknya.

‘Potensi tersebut tidak di manfaatkan dengan baik. Padahal pasokan dana desa untuk pembangunan desa saat ini sangat besar sekali di kucurkan oleh pemerintah pusat’ Tegasnya.

Selain mengutamakan potensi sumber daya alam untuk kesejahteraan warga desa, Danar juga berkeinginan membangun balai serba guna desa pokak jika dia terpilih.

Karena menurut Danar, balai serba guna merupakan tempat ekspresi warga desa menyalurkan aspirasinya, baik dari sisi ekonomi, sosial maupun politik.

‘Untuk itu harus segera di bangun’ Katanya menegaskan.

Seluruh program dasacita tidak akan bisa terwujud jika tidak ada peran serta masyarakat yang mendukungya

Oleh sebab itu Danar berharap, warga mensukseskan pilkades dengan memilih calon kepala desa yang memiliki visi dan misi yang jelas.

‘agar tidak menjadi beban lima tahun ke depan jika salah memilihnya ‘ pungkas Danar dalam keteranganya./ Ttk

 

Please follow and like us:
1
Spread the love
  • 30
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
soloraya koranjuri

FREE
VIEW