Berharap Berkah Dan Kemakmuran Dari Kirab Umbul Mantram Sudiroprajan

KORANJURI.COM – Prosesi upacara ritual Umbul Mantram yang digelar warga masyarakat kampung Sudiroprajan Solo, di awali dengan iring iringan kirab dari dalam kampung Sudiroprajan. Urutan kirab di awali para tokoh sesepuh kampung, baki anglo, tombak pusaka gunungan Sudiroprajan, Jodang sayur sayuran, Jodang buah buahan, komunitas seni omah budaya Indonesia dan warga kampung Sudiroprjan.

Kirab Umbul Mantram mengambil rute mengitari kampung Sudiroprajan dengan arah yang berlawanan jarum jam. Rute ini sengaja diambil oleh Mpu Basuki Yuwono, selaku pangarsa dalam kirab Umbul Mantram, karena memutar kekiri memliki makna seperti siklus cosmik berputarnya alam semesta.

Ritual umbul Mantram menurut Mpu Basuki Yuwono, sebagai ungkapan wujud rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta puja mantram kepada para leluhur. Oleh karena itu, berbagai rangkaian sesaji yang sarat dengan nilai kearifan lokal di sesajikan pada saat upacara ritual Umbul Mantram. Diantaranya palawija, tumpeng, daun alang alang, daun dedel ( pelepah pisang ), gunungan sayur, pisang setangkep, nasi kuning dan sesaji lainya.

Alang alang diartikan oleh Mpu Basuki sebagai simbol agar seluruh masyarakat Sudiroprajan di jauhkan dari halangan. Daun dedel atau pelepah pisang yang belum membuka, menjadi simbol harapan agar usaha warga kampung Sudiroprajan senantiasa di beri kelebihan dan dimurahkan rejekinya. Nasi tumpeng urapan dan nasi kuning sebagai ungkapan wujud rasa terima kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa atas berkah dan rahmat yang telah di berikan kepada seluruh warga masyarakat kampung Sudiroprajan.

Urapan nasi tumpeng di maknai bahwa, hidup itu penuh liku liku dengan berbagai warna kehidupan yang senantiasa selalu menyertai umat manusia. Oleh karena itu, manusia harus selalu berdoa dan memohon kepada Sang Maha Pencipta, agar manusia senantiasa di lindungi dan dijauhkan dari marabahaya.

‘Ritual Umbul Mantram mengawali rangkaian Upacara Grebeg Sudiro, yang pada puncak acaranya akan di gelar Kirab Gunungan Grebeg Sudiro pada tanggal 31 Januari 2016’ Ujar Mpu Basuki kepada koranjuri.com/ jud

Please follow and like us:
1
Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

soloraya koranjuri

FREE
VIEW