Ditjen Pajak Jateng II Raih Peringkat Ketiga Nasional, ” satu penanggung di sandera, dua mendekam di penjara”

KORANJURI.COM – Penerimaan pajak tahun 2015 di Kanwil Ditjen Pajak Jawa tengah II untuk tahun 2015 mencapai Rp 8,797 Triliun, atau 87,48% dari target penerimaan pajak sebesar Rp 10,05 Trilliun di tahun 2015. Capaian ini menurut Lusiani selaku pejabat Kepala Kanwil Ditjen Pajak Jawa Tengah II, mengalami pertumbuhan sebesar 28,19% jika dibandingan dengan penerimaan pajak pada tahun 2014.

‘ Untuk tingkat capaian dan pertumbuhan penerimaan pajak di tahun 2015, Kanwil Ditjen Pajak Jawa Tengah II berada di atas capaian sebesar 82%, dengan tingkat pertumbuhan nasioanal 8%. Oleh karena itu secara peringkat, Kanwil Ditjen Pajak Jawa Tengah II menempati peringkat ke tiga dari 33 Kanwil yang ada di seluruh Indonesia’ Terang Lusiani dalam keterangan Persnya

Ditambahkan Lusi, Capaian penerimaan pajak berasal dari PPh sebesar Rp5,07Triliun ( 86% dari target), Pajak Pertambahan nilai ( PPn) sebesar Rp3,53Triliun ( 92%), PBB sebesar Rp28,3 miliar dan pajak lainya sebesar Rp162miliar. Terkait dengan pertumbuhan, penerimaan PPh tahun ini mengalami pertumbuhan 22,09% dibandingkan penerimaan tahun lalu dan PPN tumbuh 40,2%.

Beberapa catatan di tahun 2015 ini menurut Ka Kanwil Ditjen Pajak Jawa Tengah II, secara umum struktur penerimaan pajak di kantor yang dipimpinya cukup sehat, karena di dominasi oleh PPh, meski pertumbuhan PPh lebih rendah dari pertumbuhan PPn. Penerimaan PPh orang pribadi mengalami pertumbuhan yang sangat signifikan sebesar 197%, meski kontribusi PPh orang pribadi lebih kecil sekitar 3,5% dari total penerimaan PPh. Hal ini menunjukan masih adanya peluang penerimaan PPh dan wajib pajak orang pribadi di tahun 2016.

‘Peningkatan batas Penghasilan Tidak Kena Pajak ( PTKP) sangat berpengaruh pada penerimaan PPh, yang di tahun 2015 hanya tumbuh 4%’ Tegasnya

Masih mmenurut Lusi, penerimaan PPh Final sebasar Rp1,6Triliun juga mengalami pertumbuhan yang sangt cukup tinggi, sebesar 31,68%. Untuk penyumbang penerimaan pajak jenis ini salah satunya adalah setoran PPh final 1% dari pelaku usaha UKM dan PPh revaluasi aktiva tetap. Kebijakan reinventyng policy san Reavaluasy Aktiva tetap yang di luncurkan pada tahun 2015 sangat berperan pada capaian penerimaan pajak tahun 2015. Karena terdapat setoran senilai Rp68,25 miliar dari 1.727 pemohon wajib pajak yang memanfaatkan fasilitas penghapusan sanksi dalam program reinventing Policy di tahun 2015.

Selama tahun 2015, Kanwil Ditjen Pajak Jawa tengah II telah berhasil menambah wajib pajak terdaftar sebanyak 157.828 wajib pajak dengan setoran pajak dari wajib pajak baru senilai Rp176,49miliar. Di bidang penegaakan Hukum, di tahun 2015 Kanwil Ditjen Pajak Jawa tengah II telah melakukan pemeriksaan pajak dan menghasilkan penerimaan pajak senilai Rp243,3miliar(52,47%) dari target hasil pemeriksaan sebesar Rp460miliar.

‘ Di tahun 2015 juga telah dilakukan tindakan penyanderaan terhadap satu penanggung wajib pajak di Banyumas. Kanwil Ditjen Pajak Jawa Tengah II juga telah berhasil menyelesaikan penyidikan kasus tindak pidana perpajakan dan dua tersangka telah di putus bersalah oleh Pengadilan Negeri Sukoharjo.’ Ulas Ka Kanwil Ditjen Pajak Jawa Tengah II

‘ Sebagai perwujudan tahun 2016 menjadi tahun penegakan hukum, kegiatan pemeriksaan akan di intensifkan dan di prioritaskan pada wajib pajak yang di nilai tidak patuh’.Pungkas Lusiani /jk

Please follow and like us:
1
Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

soloraya koranjuri

FREE
VIEW