GARUDA RI Tolak Hak Angket, Dukung KPK

KORANJURI-Hak angket yang di gulirkan sebagian anggota DPR RI kepada Komisi Pemberantasan Korupsi dinilai GARUDA – RI ( Gerakan Rakyat Untuk Darurat Anggaran Republik Indonesia ) khianati rakyat dalam hal tindak pemberantasan korupsi.

” Niat para anggota dewan mencederai rakyat yang ingin mewujudkan Pemerintahan bersih. Baik di eksekutif, yudikatif dan legislatif.” Jelas ketua umum GARUDA-RI, Kusuma Putra.

Dia menambahkan, seluruh elemen masyarakat pendukung tindak Pemberantasan korupsi berada di belakang KPK. Karena KPK di nilai mampu menindak para koruptor. Apalagi di era sekarang ini, KPK mampu menjalin kerjasama yang sinergi dengan lembaga penegak hukum lainya seperti, Kepolisian dan Kejaksaan.

Sinergitas para penegak hukum di khawatirkan koruptor, akan membahayakan kejahatan mereka. Oleh sebab itu berbagai cara di lakukan untuk menghalanginya.

Bergulirnya hak angket di DPR RI di katakan GARUDA RI, berawal dari adanya kasus EKTP yang menjerat para anggota dewan hingga menimbulkan kerugian negara trilyunan rupiah.

Dukungan GARUDA RI kepada KPK tidak hanya pernah dilakukan dengan menggelar demo dukung KPK tuntaskan kasus E-KTP, serta adili siapapun mereka yang turut menikmati uang haram E KTP.

Tetapi tegas ketua umum GARUDA RI, pihaknya juga akan menggelar aksi demo II dukung KPK “tolak hak angket untuk KPK ” bersama elemen masyarakat lainya.

GARUDA RI beralasan, hak angket hanya akan menghabiskan energi dan anggaran, hak angket pengkhianatan demokrasi dan pemberantasan korupsi.

‘ KPK harus kuat, jangan takut di intervensi. Hak angket bentuk ketakutan wakil rakyat terhadap KPK, karena banyak anggota mereka yang tersandung kasus korupsi.’ Pungkas ketua GARUDA RI. / Jk

Please follow and like us:
1
Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

soloraya koranjuri

FREE
VIEW