Inilah Awal Perayaan Tahun Baru Imlek

KORANJURI.COM_Perayaan tahun baru Imlek tak lepas dari tradisi masyarakat Tiongkok kuno yang di awalidengan perayaan Tang Ce ( dong zhi), yakni perayaan makan ronde , di mana pada saat itu matahari berada di belahan bumi selatan paling maksimal pada garis lintang 23,5 derajat.

‘Di saat itulah cuaca di Tiongkok mencapai tingkat dingin yang paling terendah.’ Terang Hong Siang, pendeta umat Tri Darma di klenteng Tien Kok Sie pasar gede , Solo.

Di kisahkan, daratan Tiongkok yang memiliki lahan pertanian berusia hampir 5000 tahun lamanya, mayoritas penduduknya bermata pencaharian petani. Oleh sebab itu perayaan Imlek di lakukan sebelum dan sesudah Li Chun, saat pekerjaan di sawah tengah senggang.

‘Budaya ini lahir di daerah pinggiran sungai kuning Huang He yang mempunyai musim dingin sangat panjang. Perayaan yang diambil dalam waktu luang ini di pakai oleh penduduk untuk bergembira dan bersuka ria berlama lama.’ Imbuhnya

Berawal dari tradisi ini lambat laun lahirlah perayaan yang meriah dan hinggar bingar, namun seiring dengan berkembangnya jaman, rangkaian upacara perayaan Imlek akhirnya di pecah dan di perpendek .

‘ Bahkan saat ini perayaan Imlek lebih banyak di lakukan di klenteng saja, mengingat rumah rumah modern sekarang lebih banyak tidak memiliki altar dewa pemujaan.’ Pungkasnya/jk

Please follow and like us:
1
Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

soloraya koranjuri

FREE
VIEW