Upacara Ritual Suro Di Parang Ijo

KORANJURI-COM- Malam satu suro yang jatuh pada tahun JE 1950 tidak hanya di peringati oleh Kraton Surakarta sebagai pemangku adat dan budaya Jawa, tetapi di peringati juga oleh warga dari berbagai daerah di sekitar Solo yang menggelar berbagai macam ritual adat

Diantaranya di gelar di Desa Girimulyo, Ngargoyoso Karanganyar.

Di desa ini penduduk desa menggelar upacara mapag tumekane sasi suro dengan menggeler sedekah wujud rasa syukur di obyek wisata alam air terjun Parang Ijo.

‘ Upacara adat ini sebagai bentuk wujud rasa syukur sekaligus memohon perlindungan dan kekuatan kepada Tuhan Yang maha Esa, agar selama setahun ke depan masyarakat Girimulyo senantiasa di beri kekuatan lahir dan bathin.’ Jelas Mbah Po, sesepuh sekaligus juru kunci Gunung Lawu.

Sedekah sesaji itu diantaranya tumpeng urapan , jajan pasar pala pendem, lauk pauk, dan sayur urapan hasil bumi alam sekitar.

Makna dalam rangkaian sesaji menurut mbah Po, gunungan nasi tumpeng mengacu pada simbol meru, yang berarti gunung. Symbol gunung adalah symbol pengerucutan bahwa seluruh alam semesta beserta dengan sh isinya semua mengerucut kepada yang di atas, Tuhan Sang Maha Pencipta. Nasi putih adalah perwujudan isi lahir dan bathin pada saat mengungkapkan wujud rasa syukur harus dalam keadaan bersih lahir bathin.

Selain nasi tumpeng kata mbah Po, ada juga sayur urapan yang dimasak dari hasil bumi penduduk Desa Girimulyo. Sayur urappan sebagi symbol perwujudan rasa terimakasih warga kepada alam semesta, yang telah melimpahkan berkah sandang pangan dan kehidupan. Berkah sandang pangan terbukti dengan berlimpahnya hasil pertanian penduduk desa di lereng Gunung Lawu yang tidak pernah mengenal musim paceklik.

Berkah tersebut di sadari dan di syukuri oleh panduduk Desa Girimulyo , jika segala hasil bumi yang ia terima tak lepas dari kuasa Tuhan yang telah melimpahkan berkah dan rahmatNya. Untuk itulah rangkaian sesaji dalam upacara mapag suro di Parang Ijo selalu ada guna mengembalikan kembali keselarasan alam, mengembalikan kembali kepada sang pemberi dan menghaturkan rasa terima kasih kepada Sang Maha Agung. Pumgkasnya/ Jk

Please follow and like us:
1
Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

soloraya koranjuri

FREE
VIEW