Setelah Tembok Kraton Ndalem Prabuwinatan, Kini Peringgitan Pendhapa Suryahamijayan Ambruk


    

KORANJURI.COM – Setelah sepekan lalu tembok kraton dalem Prabuwinatan roboh sepanjang sepuluh meter di Jl.Sasonomulyo, kini kejadian robohnya bangunan cagar budaya di lingkungan kraton kembali terulang lagi.

Peringgitan pendapa Dalem Suryahamijayan yang berseberangan dengan ndalem Prabuwinatan, Kamis pagi ambruk ( 25/1/18 ) .

Menurut keterangan warga, sekitar pukul 7.00Wib warga mendengar suara keras sekali dari dalam ndalem Suryohamijayan.

‘ Kraaakkkk , suara kayu roboh sangat keras sekali terdengar dari seberang jalan ‘ Kata warga di sekitar lokasi kejadian.

Setelah dilihat rupanya peringgitan ndalem Suryohamijayan ambruk imbuh keteranganya.

Dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa, sedangkan seperangkat gamelan yang berada tepat di bawah peringgitan langsung di singkirkan oleh warga ke tempat yang aman.

Dari hasil pantauan koran juri di lokasi kejadian, tampak bangunan peringgitan yang roboh semuanya dari dari kayu, karena merupakan rangka bangunan pendapa.

Dibeberapa titik rangka bangunan pendhapa terlihat sudah banyak yang rapuh di makan usia.

Selam ini pendapa Suryohamijayan di pergunakan sebagai ruang pengembangan seni budaya paguyuban kesenian sekar budaya Kalurahan Baluwarti.

Selain itu peruntukanya juga untuk pertemuan warga di sekitar Kalurahan Baluwarti. Tetapi dengan adanya peristiwa tersebut, warga belum tahu akan dipindahkan kemana nantinya ruang latihan seni budaya milik warga Baluwarti./ Jd

Please follow and like us:
0

    


123

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

*