Dafam Hotel Management Kembangkan Bisnis Perhotelan Di Kota Solo


    

Penandatanganan kerjasama antara Dafam Hotel Management dengan PT Hati Ralana

KORANJURI.COM – Kamis 23 November 2017 bertempat di salah satu resto di kota Solo, Dafam Hotel Management yang berkantor pusat di Semarang menandatangani kerjasama bisnis dengan PT Hati Ralana Melimpah untuk mengembangkan bisnis perhotelan di kota Solo.

Penandatangan kerjasama di lakukan langsung oleh Andy Irawan selaku CEO PT Dafam Hotel Management. Sedangkan dari PT. Hati Ralana Melimpah di lakukan oleh Hardono selaku owner Hotel Dafam Kedaton Boutiq Solo.

‘ Pembangunan Hotel Dafam Kedaton Butiq Solo saat ini masih dalam taraf pengerjaan, rencananya akan mengusung konsep boutiq hotel,’ Kata  Andy Irawan  dalam keteranganya

Di tambahkan  Andy, Hotel Dafam Kedaton Butiq Solo rencananya akan memiliki 53 room yang terdiri dari kamar deluxe, super deluxe, villa, family/ junior suite dan Presiden suite. Dari total kamar yang sebelumnya sudah ada pada bangunan lama, akan di tambah lagi hingga menjadi 53 room.

Hanya saja kata Andi, tidak menutup kemungkinan ada penambahan room baru lagi kedepanya jika tingkat okupansi semakin tinggi.

Masih kata dia, hotel yang berlokasi di Jl. Honggowongso, Solo ini akan menjadi hotel ke 27 yang masuk ke dalam jaringan Dafam Hotel Management.

Diharapkan oleh CEO PT Dafam Hotel Management, sebelum lebaran tahun 2018 pembangunannya sudah rampung dan bisa di operasionalkan.

Yang sama, owner Hotel Dafam Kedaton Butiq Solo memaparkan, selain room untuk menginap, Hotel Dafam Kedaton juga memiliki tiga buah ruang meeting room yang terdiri dari meeting rom biasa dan VVIP kapasitas 50 dan 15 orang, juga satu buah ballroom berkapasitas 200 orang, serta resto kapasitas 48 seats.

Hotel Dafam Kedaton Butiq Solo di bangun di atas lahan bangunan lama yang dibangun semasa Belanda. Bangunan tua yang masih berdiri kokoh kata Hardono, akan di lestarikan dan di fungsikan sebagai room dengan tetap mempertahankan arsitektur lama bernuansa Jawa asli.

Keberadaan lokasinya yang berada di Solo bagian Selatan oleh Hardono tidaklah menjadi soal, karena berdekatan dengan rumah sakit Siloam bertaraf Internasional. Selama ini di akui, jika bisnis perhotelan lebih banyak berlokasi di pinggir Jl. Slamet Riyadi, Solo.

Oleh karena itu Hardono berharap, hotel Dafam Kedaton bisa menjadi hotel utama tujuan wisatawan datang menginap saat berlangsungnya haul di Gurawan Pasar Kliwon.

“ Karena lokasinya tidak begitu jauh dari Hotel Dafam Kedathon’, pungkasnya / Jk

 

 

 

Please follow and like us:

    


123

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

*